Ads 468x60px

Selasa, 08 Januari 2013

5 Jajanan Khas Blitar


Berhubung blog ini masih baru (meskipun saya sudah membuatnya dua tahun lalu),
saya masih berkonsentrasi untuk menulis hal-hal menarik tentang kota kecil nan damai,
kota kelahiran dan kota tercinta, Blitar.

Pada posting sebelumnya, saya menulis tentang beberapa tempat wisata di kota/kabupaten
Blitar yang cukup menarik untuk anda kunjungi. Tak lengkap rasanya jika kita berbicara
tentang wisata, kita tidak berbicara tentang kuliner ;). Nah, Blitar juga punya jajanan khas,
lho! Seperti berikut ini;

1. Geti

Geti adalah makanan yang umumnya terbuat dari kacang tanah atau wijen ataupun
gabungan dari keduanya. Kacang tanah dan biji wijen di rekatkan dengan rebusan gula merah
yang pekat dan kemudian dikeringkan. Rasa yang disajikan dari Geti ini manis yang berasal
dari gula merah serta gurih dari kacang tanah dan biji wijen.


Sebagai penikmat rasa anda tidaklah perlu merasa
kuatir mengenai rasa dari jajanan Geti ini, karena
pengolahanya dapat ditanggung tingkat ke-higenisannya.
Proses pembuatan dan pembungkusannya memperhatikan
Keaslian rasanya, tapi juga tidak mengenyampingkan tingkat higenisnya.

Di Blitar, produksi geti paling banyak dihasilkan di daerah kecamatan Kademangan, tepatnya
di desa Rejowinangun.


2. Wajik Klethik

Wajik kletik merupakan produk makanan olahan yang terbuat dari ketan putih, kelapa, gula
putih dan gula merah. Wajik kletik telah mendapat tempat di masyarakat Blitar khususnya,
karena harganya yang murah, rasanya yang enak, sehingga wajik kletik menjadi salah satu
 produk unggulan makanan khas Blitar, disamping itu yang menjadikan wajik kletik menjadi
lebih khas karena dibungkus dengan klobot.

Sentra industri ini terletak di Jl. Sultan Agung
 dekat dengan Ndalem gebang Kelurahan Sananwetan,
 Kecamatan Sananwetan Kota Blitar ( ± 1 kilometer
 kearah timur dari pusat Kota Blitar ).

3. Rengginang

Rengginang adalah sejenis kerupuk yang terbuat dari nasi atau ketan yang dikeringkan lalu
digoreng panas (deep-fry). Agak berbeda dari jenis kerupuk lain yang umumnya terbuat dari
 adonan bahan yang dihaluskan seperti tepung tapioka atau tumbukan biji melinjo, rengginang
 tidak dihancurkan sehingga bentuk butiran nasi atau ketannya masih tampak.


Rengginang dapat digoreng tanpa diberi bumbu maupun rasa, asin atau manis. Makanan
ini sangat jamak ditemukan di Blitar, apalagi saat lebaran, hampir setiap rumah terutama
di pedesaan, selalu menyediakan jajanan khas satu ini.


4. Dodol Blimbing

Salah satu camilan khas blitar dengan citarasa yang nikmat dan lezat. Dibuat langsung dengan
tangan-tangan terampil masyarakat Blitar, dari bahan olahan Pilihan yang sangat jarang di
beberapa daerah, karena Blimbing merupakan hasil bumi yang paling banyak ditemukan di Blitar.

Sentra produksi ini terletak di kelurahan Karangsari kota Blitar, yang juga merupakan salah
satu daerah penghasil buah blimbing terbesar di Blitar.

5. Madu Mongso

Madumongso adalah makanan ringan yang terbuat dari ketan hitam sebagai bahan dasarnya.
 Rasanya asam bercampur manis karena ketan hitam sebelumnya diolah dahulu menjadi tape
(melalui proses fermentasi). Setelah jadi kemudian diolah lagi dengan menambahkan gula,
santan dan beberapa buah nanas sebelum kemudian dimasak hingga menjadi seperti dodol/
jenang.


Madumongso biasanya dibungkus kertas minyak yang
berwarna-warni dan paling sering ditemukan di tempat-
tempat kondangan ataupun pada saat hari raya lebaran.


Begitulah, yang namanya dunia wisata memang tidak
dapat dipisahkan dari kuliner-nya. Buktinya, banyak sekali istilah-istilah seperti wisata kuliner,
wisata dan kuliner, kuliner wisata, dsb. Hehe.. Jadi, kalau anda mampir di Blitar, jangan lupa
bawa oleh-oleh jajanan khas Blitar, biar lebih afdhol! :D

Buat anda yang pengen dapat oleh-oleh jajanan khas Blitar lebih lengkap, silahkan kunjungi di
toko OMAKU - Pusat Jajan dan Oleh-oleh Khas Blitar dan Jawa Timur, Jl. Merdeka 197 Blitar.
(berbagai sumber)

0 komentar:

Posting Komentar